Sabtu, 08 Desember 2012

Caption Photo & Photo Story















Photo Caption
adalah bagian dari foto berupa tulisan tentang diskripsi umum dari isi sebuah foto.
ditulis untuk membantu memahami atau menilai foto.
biasanya hanya berisi beberapa kata atau beberapa kalimat pendek.
bila foto kurang bisa diterangkan dengan hanya oleh sebuah caption, maka diperlukan kalimat panjang,
sehingga caption akan berisi headline dan body text seperti berita.
secara umum caption akan berisi kata-kata yang tercakup dalam rumus 5W1H, yaitu:
who: siapa dalam foto tersebut.
what: apa yang difoto
where: di mana kejadian berlangsung
when: kapan kejadian tersebut terjadi
why: mengapa terjdi hal tersebut
how: bagaimana kejadiannya.
Foto yang sudah bisa menerangkan 5W1H, merupakan foto yang sangat kuat, biasanya hanya memerlukan caption pendek atau hanya judul saja.

Contoh:
1. Foto yang cukup lengkap infonya
(Judul/Caption)
Meleng... Gepeng
(Gambar: seekor ayam tergeletak mati, gepeng berantakan masih baru, di dekat traffic light dengan latar belakang Tugu Jogja. Di aspal tampak jelas jejak ban yang direm melintas dari depan hingga belakang ayam tadi)

2. Foto yang infonya kurang lengkap
(Judul:)
Mbak Semlohe
(Caption:)
Wanita yang dulunya pria ini terjaring razia di seputaran Stadion Mandala Krida.
Dia dilaporkan seseorang melalui telpon karena menganiaya pasangannya.
(Gambar: seorang wanita menor mecicil di bangku mobil Kijang Polisi, malam hari)

caption harus mudah terlihat dan dibaca, sehingga untuk membedakan dengan teks lain yang menyertai foto,
umumnya dituls dengan cukup kontras terhadap teks lainnya, bisa melalui:
ukuran, jenis,style, atau warna font, serta alignment dari teks.

Bagian lain yang cukup penting dari kelengkapan foto adalah data teknis.
Isinya berupa data secara teknis dari foto tersebut saat pengambilan.
Penyertaan data tersebut akan membantu memahami dan menilai foto secara teknis (tingkat kesulitan, dsb).
Data teknis yang penting untuk dicantumkan antara lain:
- merk dan type kamera
- shutter speed dalam satuan detik
- aperture
- ISO (diawali merk dan type film bila bukan digital)
- merk dan type lensa (serta posisi Focal Length bila memakai lensa zoom)
- filter (keluarga filter UV biasanya tidak perlu dicantumkan)
- merk dan type lampu kilat.
Data lain yang kadang diperlukan adalah:
- waktu pemotretan
- metering mode
- metering compensation
- Image stabilizer: on/off/none
- basic editing
- software pengolah foto
- rigs: tripod dsb
- merek dan jenis photo paper yang dipakai (sudah jarang dilakukan)

Contoh penulisan umum sebuah data teknis:

Nyipon D3X, 1/125sec, f/5.6, ISo800, Tamrin AF 12-700mm f/3.5-6.3 Di II VC LD at 300mm
Crop, Color Adjustment via Ashop Photodobe CS10


sumber : materi KPY 


credits to : Sampang, Punto, Angger, Faris dan Wafa. Kelompok terakhir outing KPY#3


Tidak ada komentar:

Posting Komentar