Photo Caption
adalah bagian dari
foto berupa tulisan tentang diskripsi umum dari isi sebuah foto.
ditulis untuk
membantu memahami atau menilai foto.
biasanya hanya berisi
beberapa kata atau beberapa kalimat pendek.
bila foto kurang bisa
diterangkan dengan hanya oleh sebuah caption, maka diperlukan kalimat panjang,
sehingga caption akan
berisi headline dan body text seperti berita.
secara umum caption
akan berisi kata-kata yang tercakup dalam rumus 5W1H, yaitu:
who: siapa dalam foto
tersebut.
what: apa yang difoto
where: di mana
kejadian berlangsung
when: kapan kejadian
tersebut terjadi
why: mengapa terjdi
hal tersebut
how: bagaimana
kejadiannya.
Foto yang sudah bisa
menerangkan 5W1H, merupakan foto yang sangat kuat, biasanya hanya memerlukan
caption pendek atau hanya judul saja.
Contoh:
1. Foto yang cukup
lengkap infonya
(Judul/Caption)
Meleng... Gepeng
(Gambar: seekor ayam
tergeletak mati, gepeng berantakan masih baru, di dekat traffic light dengan
latar belakang Tugu Jogja. Di aspal tampak jelas jejak ban yang direm melintas
dari depan hingga belakang ayam tadi)
2. Foto yang infonya
kurang lengkap
(Judul:)
Mbak Semlohe
(Caption:)
Wanita yang dulunya
pria ini terjaring razia di seputaran Stadion Mandala Krida.
Dia dilaporkan
seseorang melalui telpon karena menganiaya pasangannya.
(Gambar: seorang
wanita menor mecicil di bangku mobil Kijang Polisi, malam hari)
caption harus mudah
terlihat dan dibaca, sehingga untuk membedakan dengan teks lain yang menyertai
foto,
umumnya dituls dengan
cukup kontras terhadap teks lainnya, bisa melalui:
ukuran, jenis,style,
atau warna font, serta alignment dari teks.
Bagian lain yang
cukup penting dari kelengkapan foto adalah data teknis.
Isinya berupa data
secara teknis dari foto tersebut saat pengambilan.
Penyertaan data
tersebut akan membantu memahami dan menilai foto secara teknis (tingkat
kesulitan, dsb).
Data teknis yang
penting untuk dicantumkan antara lain:
- merk dan type
kamera
- shutter speed dalam
satuan detik
- aperture
- ISO (diawali merk
dan type film bila bukan digital)
- merk dan type lensa
(serta posisi Focal Length bila memakai lensa zoom)
- filter (keluarga
filter UV biasanya tidak perlu dicantumkan)
- merk dan type lampu
kilat.
Data lain yang kadang
diperlukan adalah:
- waktu pemotretan
- metering mode
- metering
compensation
- Image stabilizer:
on/off/none
- basic editing
- software pengolah
foto
- rigs: tripod dsb
- merek dan jenis
photo paper yang dipakai (sudah jarang dilakukan)
Contoh penulisan umum
sebuah data teknis:
Nyipon D3X, 1/125sec,
f/5.6, ISo800, Tamrin AF 12-700mm f/3.5-6.3 Di II VC LD at 300mm
Crop, Color
Adjustment via Ashop Photodobe CS10
sumber : materi KPY
credits to : Sampang, Punto, Angger, Faris dan Wafa. Kelompok terakhir outing KPY#3









Tidak ada komentar:
Posting Komentar