Bulan lalu, saya terculik oleh teman-teman main saya Brojogaten Adventure untuk melaksanakan misi persaudaraan. Gara-garanya saya pas iseng nongkrong sama mereka tiba-tiba langsung diajak cabut ke sebuah tempat di bagian kecil dari Pacitan. Mengapa saya bilang terculik bukan diculik soalnya ya gimana lagi antara belum siap pergi, masih ada kerjaan lain dan perasaan persaudaraan saya kepada mereka. Akhirnya setelah dibujuk-bujuk saya mau juga. Hmmmm -,-
Tanpa persiapan apa-apa (namanya juga terculik) langsung cabut jam 10 malam menuju pacitan dengan sepeda motor. Sampai Pacitan pukul 3 pagi, dan kami tidur di rumah saudara teman saya. Paginya langsung melakukan misi persaudaraan. Misi apakah itu ? rahasia :p
Kami sempatkan mampir di beberapa pantai yang menurut saya sangat menawan. Namanya pantai Banyutibo. Tidak banyak orang yang tau sih tentang pantai ini, soalnya akses kesana jauh dari kota dan harus
mblusuk-mblusuk. Saya mengerti mengapa dinamakan Pantai Banyutibo, sebab di pantai itu ada air terjun yang langsung jatuh ke pantai.
Banyu artinya air
Tibo artinya jatuh, jadi Banyutibo artinya air yang jatuh.
Sebelum air terjun terdapat sungai yang sangat jernih, sangat menyegarkan mandi disitu. Saya hanya bisa mandi di sungai tidak bisa mandi di laut, sebab air laut sedang pasang. Jika sedang surut kata teman saya kita bisa turun ke air terjun dan mandi di situ. waaah. Berarti suatu saat saya harus kesana lagi.